Berita dan informasi terbaru dari beragam peristiwa nasional maupun internasional seperti politik, ekonomi, budaya, olehraga dan lainnya
BerandaIndeks
BERITA  

Gebrakan Sosial Lapas Padang: Mushalla Dibersihkan Total, Pesan Kepedulian Menggema

PADANG | Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kelas IIA Padang menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial berupa gotong royong membersihkan Mushalla Al-Ikhlas pada Selasa, 8 April. Kegiatan ini menjadi simbol kuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.

Sejak pagi, suasana kebersamaan sudah terasa saat para petugas Lapas menggelar apel singkat sebagai pembuka kegiatan. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya kerja sama tim serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Usai apel, para petugas langsung dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja sesuai dengan area yang telah ditentukan.

Tanpa menunggu lama, seluruh personel bergerak cepat menyasar berbagai sudut mushalla. Area halaman dibersihkan dari sampah dan dedaunan, sementara bagian dalam mushalla mendapatkan perhatian khusus. Lantai disapu dan dipel hingga bersih mengkilap, kaca-kaca jendela dilap agar tampak jernih, serta perlengkapan ibadah ditata kembali dengan rapi.

Tidak hanya itu, tempat wudhu yang menjadi fasilitas vital bagi jamaah juga dibersihkan secara menyeluruh. Saluran air dicek untuk memastikan kelancaran, sementara dinding dan lantai disikat agar bebas dari kotoran dan lumut. Upaya ini dilakukan demi menciptakan kenyamanan maksimal bagi masyarakat yang akan beribadah.

Kegiatan ini tidak sekadar rutinitas bersih-bersih, melainkan wujud nyata dari nilai gotong royong yang terus dijaga. Para petugas bekerja dengan penuh semangat, saling membantu, dan menunjukkan kekompakan yang menjadi cerminan soliditas internal pemasyarakatan.

Lebih dari itu, aksi sosial ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas dengan masyarakat sekitar. Kehadiran jajaran Lapas di tengah lingkungan warga disambut positif, bahkan beberapa masyarakat turut memberikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Nilai kepedulian dan pengabdian menjadi bagian penting dalam membangun citra positif institusi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum, khususnya tempat ibadah. Lingkungan yang bersih dan nyaman diyakini mampu meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

Semangat Hari Bakti Pemasyarakatan yang mengedepankan pengabdian kepada masyarakat benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata. Tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Padang dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terus menjadi prioritas dalam setiap langkah institusi.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap berkontribusi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digalakkan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam momentum peringatan, tetapi juga sebagai program rutin yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.

Bakti sosial ini menjadi bukti bahwa langkah kecil seperti menjaga kebersihan tempat ibadah dapat memberikan dampak besar bagi kenyamanan bersama. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi berbagai pihak.

Pada akhirnya, kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan mushalla, tetapi juga membersihkan sekat antara institusi dan masyarakat. Sebuah langkah sederhana namun bermakna dalam membangun kepercayaan dan kedekatan sosial.

Dengan semangat pengabdian yang terus menyala, Lapas Kelas IIA Padang membuktikan bahwa kehadirannya mampu memberi manfaat nyata—sejalan dengan nilai luhur pemasyarakatan: hadir, peduli, dan mengabdi untuk masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *